Tips dan Trik

[tips and trick][bsummary]

Hiburan

[hiburan][twocolumns]

Menikmati Panorama Alam Laut Malimbu

Sekitar 20 menit kami mengemudikan motor kami melintasi jalan yang berliku-liku. Waktu itu jalan yang panjang tak membuat kami merasa lelah karena mata kami selalu dimanja oleh panorama alam Lombok yang terus menemani kami sepanjang perjalanan. Kami melihat mentari mulai tenggelam meninggalkan dunia seiring dengan waktu yang kian berlalu. Kami menambah kecepatan motor kami agar tak terlalu petang mengabadikan panorama yang eksotis itu. Kami pun menuju kesalah satu pantai yang sangat eksotis dan seakan membuat hati ini teduh dengan keindahannya. Pantai itu bernama pantai malimbu, pantai yang panjang dengan pasir putihnya serta pantulan cahaya mentari yang mulai meninggalkan bumi menambah eksotisnya alam ini. Laut biru dengan desiran ombak seakan menambah ceriannya hari itu dan terlihat disana para muda mudi kian mengabadikan momen itu.
Kami berjalan diatas pasir pantai yang indah dan tak lupa mendokumentasikan keindahan alam ibu pertiwi. Sepanjang jalan telah kami lalui dan hati ini terasa damai melihat pemandangan itu. Segala permasalahan yang kami miliki seakan telah sirna dihempas ombak yang menyapu pasir pantai dengan melihat keindahan ciptaan tuhan tersebut. Disepanjang jalan terlihat kapal nelayan berjejer menghiasi pantai, dan terlihat aktivitas beberapa orang nelayan yang memperbaiki jaring mereka. Sedangkan kebanyakan masyarakat sekitar sibuk dalam berdagang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Beberapa lamanya kami di Pantai Malimbu dan seakan berat hati ini meninggalkan pantai tersebut. Kami meneruskan perjalanan kami melintasi jalan yang kian berliku dan ditambah tanjakan terjal yang menambah keseruan petualangan kami.

Beberapa menit kemudian, tibalah kami disuatu tempat yang tak kalah eksotisnya dengan Pantai Malimbu dan disanalah kami dapat melihat seluruh keindahan Pantai Malimbu. Lokasi tersebut dibatasi dengan pagar berwarna biru, dan terlihat banyak masyarakat yang berselfi ria menikmati alam itu. Para wisatawan disitu terdiri dari berbagai kalangan baik wisatawan lokal maupun mancanegara yang kian bertambah setiap waktu. Ada suatu hal yang unik dari lokasi tersebut, yaitu adanya segerombolan kera yang menambah kealamian tempat tersebut. Kera disitupun cukup jinak dan mereka telah terbiasa berinteraksi dengan pengunjung, walaupun beberapa pengunjung nampak takut ketika didekati para kera tersebut heheheh… 
Mentari pun mulai meninggalkan tempatnya dengan ditandai langit yang mulai petang. Sayang seribu sayang, keindahan sunset tersebut tak dapat kami abadikan secara sempurna, karena waktu itu awan mengganggu pemandangan tersebut. Namun, kami merasa puas dan menikmati hari itu. Hari pun seakan mulai sepi dan beberapa pengunjung telah meninggalkan tempat itu.

Setelah beberapa lama kami bersantai dan menikmati keindahan alam tempat itu, maka disitulah kami merasa seakan keindahan alam Lombok terus menghipnotis kami dengan keindahannya. Insyaallah perjalanan kami akan diteruskan ke beberapa tempat eksotis di Lombok. Satu pesan kami kepada para sahabat hantu laut, yaitu terus jaga keindahan alam ibu pertiwi kita. Karena alam ini milik kita semua.. 

Penulis bernama lengkap Aris Sando Hamzah, S.Pi lahir di Ambon pada tahun 1994. Saat ini penulis berdomisili di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia.

No comments:

Post a Comment

komputer

[komputer][bigposts]

Ispiratif

[inspirasi][bsummary]

IT

[IT][twocolumns]